Minggu, 12 Mei 2013

Manchester United’s Road to the 20!

Yuk flashback momen-momen kunci dalam perjalanan The Red Devils untuk mengukuhkan posisi sebagai tim terbaik di dataran Inggris. 

Meski sudah memastikan diri sebagai juara Liga Primer Inggris (EPL) musim 2012/2013 ketika mengalahkan Aston Villa di akhir bulan April, Manchester United baru akan dianugerahi gelar juara mereka pada pertandingan kontra Swansea City, Minggu (12/5).


Perayaan ini seharusnya akan diwarnai rasa haru publik Old Trafford karena sang pendiri dinasti The Red Devils selama 26 tahun terakhir, Sir Alex Ferguson, akan turun dari kerajaannya. Daripada terlarut dalam kesedihan, lebih baik kita melihat bagaimana kiprah terakhir Ferguson’s Red Army dalam memastikan titel juara musim ini.


Manchester United 3 – 2 Fulham (25 Agustus 2012)

Untuk pertama kalinya di musim 2012/2013, United berhasil meraup tiga poin. Usai takluk 1-0 dari Everton di laga perdana EPL musim ini, The Red Devils bangkit dengan mengalahkan Fulham. Hasil akhir di matchday ke-2 ini menaikkan posisi United dari peringkat 16 ke pos nomor 7.

Momen terpenting dalam duel ini adalah gol debut dua pujaan anyar Old Trafford: Robin van Persie dan Shinji Kagawa. Van Persie membalas torehan kilat Damien Duff di menit ke-10 sebelum Kagawa membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-35. Jangan lupa, sambaran kaki Hugo Rodallega yang membuat paha Wayne Rooney robek hingga absen selama sebulan ke depan juga terjadi di sini.

 
Southampton 2 – 3 Manchester United (2 September 2012)

Seminggu berselang, duel perdana yang mengawali proses julukan United sebagai raja comeback berlangsung. Semua mata terpaksa menengok ke arah punggawa bernomor 20, yang kebetulan juga mantan kapten The Gunners, Robin van Persie.

Sempat tertinggal dua kali akibat gol Rickie Lambert dan Morgan Schneiderlin, van Persie berhasil mematrikan diri sebagai sosok pahlawan baru United lewat torehan hat-trick – empat gol jika tidak gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti – dan membawa pulang tiga poin ke Old Trafford. Perayaan pertandingan liga ke-1000 Sir Alex Ferguson bersama United pun jadi kian manis.



Chelsea 2 – 3 Manchester United (28 Oktober 2012)

Kontroversial. Penting. Dua kata tersebut bisa jadi mewakili kemenangan United di Stamford Bridge atas sang pemuncak klasemen sementara, Chelsea. Secara mengejutkan, tim tamu unggul cepat berkat gol bunuh diri David Luiz dan penyelesaian akhir Robin van Persie.

Di babak kedua, laga semakin sengit. The Blues berhasil membalas dua gol tersebut. Terima kasih kepada Juan Mata dan Ramires. Namun, semuanya jadi sia-sia ketika Branislav Ivanovic dan Fernando Torres mendapat kartu merah yang berjarak lima menit saja. Sang super-sub, Javier Hernandez, tak menyiakan “usaha” Mark Clattenburg dengan mengamankan tiga poin di menit ke-75.

Manchester United 2 – 1 Arsenal (3 November 2012)

Robin van Persie hanya butuh tiga menit untuk kembali merobek luka yang tengah melalui proses penyembuhan di hati para suporter Arsenal dengan sebuah gol. Van Persie pun mencatatkan rekor menarik yakni berhasil mencetak gol ke gawang seluruh peserta EPL musim ini.

Meski Wayne Rooney gagal mengeksekusi penalti, Patrice Evra menutupi kegagalan tersebut lewat sundulannya di menit ke-67. Keadaan tak membaik bagi The Gunners saat Jack Wilshere diusir wasit ketika laga tersisa 20 menit lagi. Beruntung, Santi Cazorla bisa memperkecil ketertinggalan di menit-menit akhir. Kemenangan ini membawa United berada di puncak klasemen untuk pertama kalinya.



Manchester City 2 – 3 Manchester United (9 Desember 2012)

Sebelum Manchester Derby ini berlangsung, United berada dalam posisi unggul tiga poin di puncak klasemen dari sang rival, City. Untuk menipiskan atau menghabiskan jarak, tim asuhan Roberto Mancini wajib menang. Tetapi, kenyataan tak selalu berjalan sesuai harapan. Wayne Rooney malah membawa United unggul dua gol dalam waktu 30 menit.

Tetapi, City berhasil mengejar di babak kedua berkat upaya Yaya Toure dan Pablo Zabaleta, masing-masing pada menit ke-60 dan ke-86. Drama lantas tersaji di menit ke-90. Kehadiran Robin van Persie, pemain yang gagal diboyong Mancini pada bursa transfer awal musim, terbukti vital. Eksekusi tendangan bebasnya membuat tim tamu pulang dengan tiga poin.



Manchester United 4 – 3 Newcastle United (26 Desember 2012)

Thriller tujuh gol tersaji. Rapuhnya pertahanan kedua tim menjadi alasan mengapa laga ini menjadi begitu berkualitas untuk disaksikan. United sempat tertinggal tiga kali dari tim tamu, Newcastle United, dalam pertandingan ini.  James Perch mengawali laga dengan gol cepat pada menit ke-4 sebelum Jonny Evans membalas 21 menit kemudian.

Namun Evans malah menceploskan gol bunuh diri tiga menit berlalu. Ketika Patrice Evra menyamakan kedudukan di menit 58, Papiss Cisse justru beraksi 10 menit kemudian. Robin van Persie kembali membuat skor sama kuat sebelum akhirnya Javier Hernandez keluar sebagai pahlawan. The Red Devils pun menjauhi City dengan keunggulan tujuh poin.



Fulham 0 – 1 Manchester United (2 Februari 2013)

Butuh waktu nyaris 80 menit bagi United untuk memastikan kemenangan di laga kontra Fulham. Tendangan Wayne Rooney dengan memanfaatkan umpan panjang Jonny Evans pada menit ke-79 memastikan gol ke-10-nya musim ini dan menjadi musim kesembilan di mana mantan pemain Everton ini berhasil mengoleksi dua digit gol secara beruntun.

Tak hanya itu, punggawa tim nasional Inggris tersebut pun membuat jarak 10 poin membentang dengan City. Untungnya The Citizens, yang bermain melawan Liverpool keesokan harinya, tertahan dengan skor 2-2 sehingga hanya bisa menipiskan selisih menjadi 9 poin.

Manchester United 2 – 0 Everton (10 Februari 2013)

United tak menyiakan keberhasilan Southampton menjegal City dengan skor 3-1 sehari sebelum duel kontra Everton. The Red Devils berhasil semakin menjauh dari The Citizens berkat kemenangan 2-0 atas The Toffees.

Meski harus melawan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions pada tiga hari berikutnya, United masih berani menurunkan skuat inti dan menuai keberhasilan. Dua gol Ryan Giggs dan Robin van Persie di babak pertama membawa Setan Merah unggul 12 poin dari Si Tetangga Berisik.



Manchester United 1 – 0 Reading (16 Maret 2013)

Memang benar United sempat unggul 15 poin sebelum pertandingan ini. Tetapi, hal tersebut terjadi karena City punya tabungan satu laga lebih banyak. Dalam partai kontra Reading inilah Ferguson’s Red Army resmi unggul dengan jumlah poin yang senilai dengan lima kemenangan.

Walau tampil kurang meyakinkan, gol semata wayang Wayne Rooney pada menit ke-21 berhasil memaksimalkan perjuangan mantan klubnya, Everton, yang mengalahkan City dengan skor 2-0. The Red Devils pun benar-benar melangkah lebih jauh dari The Citizens.

Manchester United 3 – 0 Aston Villa (22 April 2013)

Juara! United juara! Hat-trick Robin van Persie juara! The Red Devils hanya butuh babak pertama untuk menyegel gelar Liga Inggris ke-20 sekaligus trofi EPL ke-13 lewat tiga gol sang top skorer klub musim ini.

Empat laga tersisa tak akan cukup bagi City untuk mengejar perolehan poin milik tim binaan Sir Alex Ferguson. Kesalahan The Citizens yang tidak konsisten sejak awal musim menjadi sebab dari kegagalan mereka mempertahankan gelar juara dan kekalahan 3-1 melawan Tottenham Hotspur satu hari sebelum United bertanding menjadi puncaknya.

0 komentar:

Posting Komentar