Senin, 03 Juni 2013

"Pertahanan United Terbaik di Eropa"

Rio Ferdinand.(foto:Reuters) 

MANCHESTER - Mantan pemain bertahan Manchester United, Jaap Stam menyatakan bahwa bek tengah mantan klubnya itu layak dipandang sebagai yang terbaik di Eropa. Mantan pemain internasional Belanda ini mendapatkan ketenaran saat menghabiskan 3 musim di Old Trafford dan membantu United mendapatkan Treble Winners pada musim 1998/1999.

Stam yakin bahwa David Moyes beruntung mendapatkan warisan kelompok pemain bertahan terbaik di Eropa, dengan adanya sosok Rio Ferdinand, Nemanja Vidic , Jhonny Evans dan juga didukung oleh talenta muda seperti Phil Jones dan Chris Smalling.

“Saat ini banyak orang yang bertanya siapa pemilik pertahanan terbaik di Eropa. Sangat sulit untuk menyebut satu nama tapi saya rasa jika anda melihat bek tengah milik United,mereka memiliki gabungan yang baik antara pemain muda dan tua. Mereka adalah pemain yang berkualitas dan tidak banyak tim di Eropa yang memiliki pilihan seperti yang dimiliki United di posisi itu,” ujar Stam yang saat ini telah berusia 40 tahun itu di situ resmi Manchester United.

Saat ini Stam sedang memulai kariernya di dunia kepelatihan. Dan saat ini dia telah menjadi asisten pelatih di FC Zwolle yang juga merupakan klub pertamanya saat memulai karier profesional sebagai pemain sepakbola.

Suporter MU Sukses Bikin Sir Alex Terharu

 

Manchester - Publik Old Trafford memberikan sambutan meriah untuk Sir Alex Ferguson dalam penampilan terakhirnya sebagai manajer Manchester United di stadion tersebut. Fergie pun terharu.

Stadion berjuluk 'Theatre of Dreams' tersebut seperti jadi lautan warna merah saat Fergie melangkahkan kaki ke lapangan sebelum laga MU lawan Swansea, Minggu (13/5/2013) malam WIB. Menyambut manajer berusia 71 tahun tersebut, berjejerlah para pemain MU dan Swansea yang membentuk guard of honour.

Kibaran bendera-bendera kecil bertuliskan "Champions" dan angka "20" terlihat di kursi penonton, khususnya sektor tribun yang sudah dinamakan menjadi Sir Alex Ferguson stand.

Nyanyian puja-puji untuk Fergie pun mengiringi langkah pria yang sudah menangani MU sejak 1986 dan mengantar klub berjuluk 'Setan Merah' tersebut ke sederet gelar, di antaranya 13 titel Liga Primer dan dua trofi Liga Champions.

Langkah Fergie menuju bench MU setelah itu turut dibarengi dengan permintaan tanda tangan dari para suporter klub. Kamera juga sempat menyorot sejumlah suporter tua dan muda yang berusaha menahan haru.

Setelah peluit akhir dibunyikan, dengan MU tampil jadi pemenang dengan skor 2-1, Fergie pun diberikan kesempatan di tengah lapangan untuk memberikan pidato perpisahan.

Lagi-lagi suporter MU memberikan apresiasi luar biasa. Bermacam-macam poster dan spanduk berisikan puja-puji terus-terusan dipampang para suporter sebagai apresiasi saat Fergie berbicara. Tepuk tangan pun membahana setiap Fergie selesai bicara, kendatipun ketika ia kembali berkata-kata seluruh stadion langsung sunyi senyap menyimak.

"Itu fantastis. Benar-benar perpisahan luar biasa. Aku sedikit berkaca-kaca," aku Fergie setelahnya, seperti dikutip BBC.

"Atmosfernya luar biasa. Aku sangat bangga dengan para suporter, mereka sungguh hebat," lanjutnya.

Dalam prosesi penyerahan piala, para pemain MU juga memberi kehormatan buat Fergie untuk mengangkat trofi, sebuah ritual yang biasanya dilakukan oleh kapten klub--Nemanja Vidic.

"Ini adalah hari yang emosional buat semuanya. Ini adalah sebuah perasaan yang aneh dan sudah seperti ini sepanjang pekan. Ini adalah sebuah hari yang spesial," kata gelandang MU Michael Carrick.

"Bahkan di ruang ganti, ia berusaha membuat semua sewajar biasanya, tapi di benak para pemain terus terlintas bahwa ini adalah yang terakhir. Dengan penyambutan yang ia dapatkan, itu sudah luar biasa," sambungnya.
 

"Gabung United, Zaha Semakin Pede"

Wilfried Zaha. (Foto: Mirror.co.uk) 

LONDON - Gelandang belia asal Inggris, Wilfried Zaha, akhirnya akan memulai petualangannya bersama juara Premier League, Manchester United, mulai musim 2013/14 mendatang. Pelatih Timnas Inggris, Roy Hodgson mengatakan kalau proses transfer tersebut akan sangat bagus bagi perkembangan karier Zaha sendiri.

Zaha dikontrak Setan Merah dari Crystal Palace pada Januari lalu, namun tak langsung bergabung, melainkan tetap bermain untuk Palace -dengan status pinjaman- selama setengah musim. Meski belum mendapat jaminan mendapat tempat di skuad utama, namun kehadiran Zaha dipercaya akan menambah kekuatan United musim depan.

“Saya menyukai Wilfried Zaha. Dia pemain yang bagus. Saya pergi ke Palace beberapa waktu lalu untuk melihat permainannya, dan tentu saja, kepindahannya ke Manchester United sangat hebat. Bagi saya, dia akan melakukan sesuatu yang besar,” ujar Hodgson, seperti dilansir Goal, Senin (27/5/2013).

“Dia akan mendapat kesempatan. Saat klub seperti Manchester United mempersiapkan dana untuk membeli para permain, itu karena mereka berpikir (pemain-pemain itu) akan membantu memenangi sesuatu, dan itu akan menambah kepercayaan diri dan ego (sang pemain),” sambung mantan pelatih Liverpool tersebut.

Pada musim ini, Zaha sendiri memainkan peran penting di kubu Palace. Pemain yang lahir di Pantai Gading tersebut, bermain pada 43 pertandingan Divisi Championship dan mencetak enam gol, serta membawa timnya finis di posisi lima klasemen akhir dan akan memainkan pertandingan playoff untuk meraih satu tiket promosi ke Premier League.

Terkait Isu Barca, De Gea Betah di United

David De Gea masuk radar Barcelona/Ist 

MANCHESTER – Kepergian Victor Valdes dari Barcelona musim depan membuat raksasa Catalunya itu mengamati kiprah David de Gea di Manchester United dengan seksama. Hanya saja, De Gea sedari awal menepis isu tersebut.

Kontrak Valdes yang habis Juni 2014 dipastikan tak diperpanjang. AS Monako dan Arsenal sudah mengutarakan ketertarikannya kepada kiper ketiga tim nasional Spanyol tersebut.

De Gea disebut-sebut jadi calon terdepan yang bakal mengawal mistar Barca selain Jose Manuel Reina.

Performa gemilang De Gea sepanjang musim 2012/13 yang menghasilkan trofi Premier League pertamanya kala berkostum Manchester United membuat Barca terkesan. De Gea menjadi bagian integral kesuksesan Setan Merah hingga namanya masuk Team of the Season.

“Saya bahagia di Manchester. Kemarin merupakan musim yang bagus. Semakin lama, performa saya terus membaik. Saya punya kontrak di United dan berharap bisa bertahan di sini bertahun-tahun,” kata De Gea seperti dikutip ESPN.

Kiper Spanyol 22 tahun tersebut dibeli United dari Atletico Madrid pada musim panas 2011 lalu sebesar 20 juta euro menggantikan Edwin van der Sar yang pensiun.

Van der Sar Sarankan Rooney Bertahan

Wayne Rooney. (Foto: Reuters) 

MANCHESTER – Edwin van der Sar mencoba memberikan masukan untuk Wayne Rooney. Mantan kiper Manchester United itu meminta agar Rooney tetap bertahan di Old Trafford musim depan.

Diberitakan sebelumnya, setelah pertandingan melawan Swansea City, penyerang asal Inggris itu memang meminta untuk ditransfer. Rooney mengaku tidak akan bisa bekerja sama dengan pelatih anyar, David Moyes.

Van der Sar mengakui musim 2012-2013 permainan Rooney memang agak meredup bila dibandingkan dengan musim sebelumnya. Namun, Van der Sar percaya mantan penyerang Everton itu masih memiliki peranan penting di Old Trafford.

"Itu mungkin musim yang buruk bagi Rooney dan dia tidak bermain dalam beberapa pertandingan terakhir, tapi dia benar-benar menjadi bagian penting bagi skuad United," kata Van der Sar, kepada BBC Radio 5.

“Pemain dari Inggris cenderung untuk tinggal di Inggris untuk bermain sepakbola mereka dan memang demikian karena Anda memiliki klub-klub besar, tradisi dan stadion selalu penuh,” sambung kiper asal Belanda itu.

“Dengan perubahan pelatih dan staf ini bisa menjadi sebuah perubahan yang besar untuk Manchester United. Namun, saya tidak merasa anda akan menemukan atmosfer lebih baik di klub lain,” tambahnya.

Andy Cole: Manchester United Berat

Skuad Manchester United.(foto:Reuters) 

MANCHESTER – Mantan pemain Manchester United, Andy Cole mengatakan bahwa pensiunnya Sir Alex ferguson dari posisi pelatih The Reds Devil membuat para rival United memiliki kesempatan untuk mengalahkan mereka. Sebab itu, musim depan United akan menghadapi tantangan yang lebih berat.

“Jika saat ini saya adalah pemain United saya akan menatap hal ini sebagai sebuah tantangan. Ini adalah sebuah tantangan,dengan kedatangan pelatih baru dan semua lawan yang akan melihat ini sebagai kesempatan untuk menghancurkan United,” ujar Cole kepada Manchester Evening News.

“Semua klub akan bersemangat menatap musim depan karena mereka semua berpikir bahwa memiliki kesempatan sekarang karena Fergie telah pensiun. Semua orang akan berpikir seperti itu.”

Sosok berusia 41 tahun ini juga menilai bahwa Chelsea dan Manchester City akan menjadi saingan terberat bagi skuad asuhan David Moyes itu pada musim depan nanti.

“Chelsea akan menghabiskan banyak uang (untuk belanja pemain). Jose Mourinho tampaknya akan kembali dan kita semua tahu apa yang akan dia bawa ke Stamford Bridge. Tampaknya Manuel Pellegrini akan ke City dan mereka juga akan menghabiskan uang dan mereka telah memiliki skuad yang baik.”

“Jika mereka menambah beberapa pemain maka mereka akan menjadi saingan terberat musim depan. Arsenal juga akan menghabiskan banyak uang saat ini, mereka juga akan di sana (bersaing untuk juara),” lanjut pemain yang meraih Treble Winner bersama Manchester United pada 1999 ini.

Meski begitu peluang United tetap terbuka untuk tampil sebaik saat masih ditukangi Sir Alex. Para pemain dan staf menurutnya akan berusaha untuk tampil solid. Itu sebabnya, para pemain harus antusias menghadapi musim baru.


Van der Sar: Moyes Bisa Sukses di United

Van der Sar. (Foto: Ist) 

MANCHESTER – Mundurnya Sir Alex Ferguson dari kursi pelatih Manchester United memang membuat banyak kalangan terkejut. Namun, hal itu memang sudah menjadi keputusan final dari pelatih yang membesut United selama 27 tahun itu.

Setelah Fergie - sapaan Ferguson mundur, nama David Moyes langsung mengisi sebagai pelatih kepala yang baru. Sepak terjang Moyes bersama Everton memang tidak terlalu mentereng, namun Fergie yang memilih langsung Moyes tetap menganggap bahwa Moyes adalah sosok yang tepat untuk mengganti dirinya.

Pergantian itu juga mampu membuat mantang penjaga gawang United Van der Sar memberikan komentarnya. Menurut Van der Sar, Moyes bisa menjalankan tugas dengan baik dan kesuksesan juga akan mampu diraih oleh pelatih asal Skotlandia itu.

“Dia (Ferguson) adalah pelatih besar yang berada dalam klub yang fantastis. Saya berharap yang terbaik dan semoga keberuntungan selalu bersama David Moyes untuk menghadapi pekerjaan baru bersama United,” ujar Van der Sar seperti dilansir Sportsmole, Minggu (26/5/2013).

Van der Sar sendiri membela The Red Devils selama enam tahun dari 2005 hingga 2011. Prestasi puncak adalah saat membawa United menjadi kampiun Liga Champions di 2008 silam saat mengalahkan Chelsea dalam drama adu penalti.

Ruudtje Yakin Moyes Dapat Hadapi Tekanan

David Moyes (Foto: Reuters) 

AMSTERDAM – David Moyes resmi menggantikan peran Sir Alex Ferguson di Manchester United. Moyes akan memulai petualangan baru bersama jawara Premier League musim ini per 1 Juli mendatang.

Sejumlah kalangan mulai memprediksi akan masa depan mantan pelatih Everton itu. Mereka meyakini bahwa tekanan dan beban dipastikan akan menghampiri Moyes mengingat Fergie meninggalkan warisan kemenangan.

Pun demikian halnya dengan mantan bomber Setan Merah, Ruud van Nistelrooy. Seperti diketahui bahwa dalam 27 musim menukangi United, pelatih legendaris asal Skotlandia itu berhasil mempersembahkan 38 gelar, hal inilah yang diyakini Van Nistelrooy sebagai beban Moyes di Old Trafford.

“Manchester United harus bersaing di semua kompetisi, dia (Moyes) pun paham itu dan saya pikir itu akan mengejutkan untuknya. Semua orang berharap gelar Premier League atau FA Cup atau trofi Liga Champions, sembari memainkan sepakbola cantik,” tutur Van Nistelrooy, seperti dilansir Inside Football, Senin (3/6/2013).

Meski demikian, pria yang juga sempat membela Real Madrid itu yakin bahwa Moyes dapat mengatasi segala beban juga tekanan di klub yang telah mengoleksi 20 gelar Premier League itu.

“Dalam aspek itu, tekanannya akan sangat besar. Namun, saya pikir dia tahu apa yang dihadapinya. Saya tidak mengenalnya secara pribadi tapi dia tampak seperti seseorang yang mampu mengendalikan tekanan itu,” tandas mantan pemain tim nasional Belanda itu.

Mantan Pemain Setan Merah Tutup Usia

Brian Greenhoff. (Foto: Eurosport) 

ROCHDALE - Pemain Manchester United era 70an, Brian Greenhoff meninggal dunia di rumahnya dalam usia 60 tahun. Pihak kepolisian setempat sendiri mengemukakan kalau kematian mantan pemain yang berposisi sebagai gelandang dan bek tengah tersebut tidaklah mencurigakan.

Greenhoff tampil sebanyak 271 pertandingan yang diikuti Setan Merah sejak 1970 hingga 1979, dan menyarangkan 17 gol. Salah satu momen yang diingat adalah saat United menumbangkan Liverpool 2-1 pada pertandingan final FA Cup. Usai menjalani sembilan tahun di United, Greenhoff kemudian hijrah ke Leeds United dengan nilai transfer 350 ribu pounds.

“Sekitar pukul 09.30 (waktu setempat), polisi mendapat telepon dari rumah yang beralamat di Norden, dan mendapat laporan adanya kematian mendadak,” ujar juru bicara Kepolisian Greater Manchester, sebagaimana dilaporkan ESPN, Kamis (23/5/2013).

“Para petugas yang datang (ke lokasi) menemukan bahwa pria, dipercaya berusia 60 tahun, meninggal secara mendadak. Tidak ada hal mencurigakan dari situasi yang ada, dan masalah (kematiannya) akan segera diserahkan ke petugas koroner,” sambung pernyataan tersebut.

Sementara bersama Timnas Inggris, Greenhoff memulai debutnya pada 8 Mei 1976, di mana saat itu The Three Lions menang 1-0 atas Wales pada laga yang berlangsung di Ninian Park, Cardiff. Pertandingan terakhirnya bersama Timnas Inggris terjadi pada 31 Mei 1980 di Australia, saat melakoni pertandingan persahabatan.

Welbeck Ingin Perbaiki Catatan Gol di United

Danny Welbeck. (Foto: Ist) 

MANCHESTER – Penyerang Manchester United Danny Welbeck mengaku torehan golnya bersama The Red Devils musim lalu masih jauh dari harapan. Menatap musim depan, Welbeck menginginkan pundi-pundi golnya akan bertambah.

Welbeck sendiri hanya menciptakan dua gol dalam satu musim ini. Sungguh, merupakan pencapaian yang kurang baik sebagai seorang penyerang. Pemain internasional Inggris itu memang jarang dimainkan setelah kedatangan Robin van Persie ke Old Trafford.

“Musim ini saya mendapat kesempatan bermain lebih banyak dan penampilan saya jauh lebih konsisten, tapi jumlah gol yang saya buat belum cukup sama sekali,” cetus Welbeck seperti dilansir Espn.co.uk, Kamis (23/5/2013).

Jumlah gol Welbeck memang berbanding jauh dengan apa yang dihasilkan oleh rekan setimnya, RvP. Mantan pemain internasional Belanda itu memang tampil ciamik dengan menjadi topskor di Premier League dengan torehan 25 gol.

“Saya merasa saya bisa menciptakan gol lebih banyak. Saya ingin berada di depan dan mencetak banyak gol. Jika saya bermain di sayap saya tetap ingin mencetak gol, tapi saya memilih berada di depan dan mencetak gol dalam posisi itu,” lanjut Welbeck.

Moyes Diharapkan Jadi Manchester United Tulen

Sir Bobby Charlton. (Foto: Reuters) 

MANCHESTER - David Moyes akhirnya ditetapkan sebagai pelatih yang akan menukangi Manchester United mulai musim depan. Legenda Setan Merah, Sir Bobby Charlton pun tak mau ketinggalan memberi pujian kepada pelatih yang kini menukangi Everton tersebut.

Setelah sempat muncul beberapa sosok yang digadang-gadang akan menjadi pengganti Fergie, seperti Jose Mourinho dan Jurgen Klopp, Moyes akhirnya terpilih. Sir Bobby, yang kini menjabat sebagai direktur klub, mengatakan kalau Moyes memang pelatih yang dibutuhkan, karena memiliki stabilitas.

“Saya selalu mengatakan kalau kami ingin pelatih (United) selanjutnya akan menjadi sosok Manchester United tulen. Pada diri David Moyes, kami melihat sosok yang mengerti hal-hal yang terjadi pada klub spesial seperti ini,” ujar Sir Bobby, seperti dilansir situs resmi klub, Kamis (9/5/2013).

“Kami telah mengamankan sosok yang berkomitmen jangkan panjang dan akan membangun tim untuk ke depannya, untuk sukses seperti sekarang. Stabilitas akan menghasilkan kesuksesan,” sambung pria berusia 75 tahunt tersebut.

Sir Bobby juga mengatakan kalau Moyes merupakan pelatih yang pandai membawa para pemain muda untuk mampu bersaing dengan para pemain bintang. Ia berharap, kemampuannya tersebut bias diterapkan di United.

“David memiliki kekuatan karakter dan tahu akan pentingnya para pemain muda, dan mengembangkan mereka di antara talenta-talenta kelas dunia. Di United, saya piker David akan mampu mengekspresikan dirinya. Saya senang dia telah menerimanya,” pungkas pemegang 106 caps bersama Timnas Inggris itu.

Fergie Puji Pengabdian Scholes di Man.United

Scholes (kiri) dan Fergie (kanan) yang memilih pensiun akhir musim ini. (foto:ist) 

MANCHESTER - Gelandang Manchester United, Paul Scholes akhirnya memilih untuk pensiun di akhir musim ini. Pelatih Sir Alex Ferguson pun memuji pengabdian Scholes bersama Setan Merah selama 20 tahun terakhir ini.

"Paul (Scholes) adalah pemain luar biasa. Dia selalu berkomitmen terhadap klub ini. Sebuah kehormatan berkerja sama dengan dia selama bertahun-tahun. Paul akan bermain di Old Trafford melawan Swansea Minggu nanti," puji Ferguson di situs resmi United.

Seperti diketahui, Scholes sempat mengumumkan untuk pensiun di akhir musim 2010-11 silam. Akan tetapi, pemain yang kini menginjak usai 38 tahun itu kembali merumput bersama Setan Merah pada 8  Januari 2012 pada laga kontra Manchester City di ajang FA Cup.

Kini, Scholes memilih menyusul pelatih Sir Alex Ferguson yang juga pensiun di akhir musim nanti. Pemain yang bergabung dengan United pada 1991 dan tembus ke tim senior pada 1993 ini telah meraih berbagai gelar bersama United.

Beberapa trofi yang pernah diraih oleh pemain berjuluk The Ginger Prince ini, antara lain 11 trofi Premier League, 3 trofi FA Cup, 2 trofi Liga Champions, dan 1 trofi Piala Dunia Antarklub

Setelah Fergie dan Scholes, Ferdinand Juga Akan Cabut?

Rio Ferdinand - Bek Manchester United (Foto: Reuters) 
MANCHESTER – Selain dipastikan akan ditinggal sang gaffer, Sir Alex Ferguson dan Paul Scholes di akhir musim, Manchester United juga kemungkinan bisa saja ditinggal salah satu palang pintu terbaik mereka, Rio Ferdinand.

Bek berusia 34 tahun itu bisa saja angkat kaki dari Old Trafford di akhir musim. Pasalnya, kontrak kerja Ferdinand akan berakhir pada 30 Juni mendatang dan belum ada tanda-tanda akan diperpanjang.

Namun, Rio berharap nantinya akan ada pembicaraan dengan pihak klub untuk memperpanjang durasinya untuk berseragam Setan Merah. Menurut seorang sumber terdekatnya, mengklaim bahwa nantinya akan ada kontrak baru yang akan diterima Ferdinand.

“Rio (Ferdinand) dan United selalu setuju (untuk memperpanjang kontrak). Akan ada pembicaraan di akhir musim,” ujar seorang sumber, dikutip The Sun, Senin (13/5/2013).

Masih dari sumber yang sama, dia menyebutkan, bila nanti terjadi kemungkinan terburuk (kontraknya tidak diperpanjang), maka Rio akan menjadi pemain terbaik yang memiliki status bebas transfer.

“Ada banyak klub yang menginginkannya. Dia akan menjadi yang terbaik bebas transfer di sepakbola Inggris bila perpanjangan kontrak tidak didapatkannya,” katanya.

Situasi Ferdinand itu dianggap sebagai sebuah kesempatan oleh klub-klub kaya. Kini Ferdinand sudah mendapat tawaran kontrak dari banyak tim Eropa.

Klub-klub besar yang menginginkan jasa Rio bila United tak lagi mempertahankannya adalah Galatasaray, AS Monaco dan Flamingo. Dikabarkan, klub-klub tersebut sudah mengirimkan tawaran untuknya. Namun nampaknya Ferdinand lebih memilih menunggu tawaran dari United lebih dulu.